when an old self returns

“keadaan dasar jiwa manusia adalah kesepian..”
Muhammad Iqbal
from Nietzsche



Diambil dari sebuah tulisan yang gue buat kurang lebih satu tahun yang lalu di salah satu catatan gue,dan ketika baca tulisan ini gue bisa ngerasain lagi semua perasaan yang saat itu sedang muncul dan menjadi inspirasi tulisan di catatan itu.
baca tulisan gue itu di sini!

my baby steps

Percaya gak klo gue bilang bahwa ketika kita ngalamin masalah atau hal yang begitu berat dan ganggu pikiran kita malah jadi bingung gak tau harus berbuat apa
Percaya gak klo gue bilang bahwa seringkali ketika kita disakitin ato ngerasa kecewa, yang terjadi adalah kita jadi limbung, lemah dan jatuh dan merasa seakan kita tersesat dalam kegelapan
Gue percaya...
Gue bukan satu2nya di dunia ini yang pernah mengalami hal yang sama

Gue mengalami hal itu beberapa waktu lalu, baru saja bahkan...dan akibatnya gue jadi bingung, limbung, tersesat, hampa, kalah, lemah. Gue seakan kehilangan pegangan dan kehilangan arah untuk melangkah dan merasa jadi orang paling idiot sedunia karena sama sekali gak tahu harus berbuat apa dan harus melangkah kemana

Ketika mengalami hal itu selama beberapa waktu, gue akhirnya merasa lelah dan memutuskan untuk mencari...apa yang sebenernya gue inginkan di dunia ini...apa yang sebenernya gue cari
dan ketika gue ulang2 berkali2 pertanyaan2 tadi di kepala gue, gue selalu cuma bisa menjawab : "Gue pengen hidup...",
dan akhirnya gue malah merasa muak karena berikutnya gue akan kembali bertanya: "Gimana caranya??"
Lalu pikiran gue melayang ke ucapan penulis favorite gue, Elizabeth Gilbert (penulis Eat Pray Love) yang pernah bilang di acara Oprah :
"You can start your own life journey by asking yourself 'What do I really really really want?'"

Maka pada suatu Sabtu pagi gue pun langsung mengambil jurnal harian gue, dan gue tulis di salah satu halaman kosongnya pertanyaan tadi : "What do I really really really want?"
Sempat seusai gue menulis gue tetep aja nge-blank dan gak tau harus jawab apa. Gue berusaha mikir dengan kuat, apa yang sebenernya gue mau? Hidup yang kaya gimana? Pacar baru? Teman? Jalan keluar dari masalah gue?
Lalu kemudian gue berpikir: "What about the small things in life that I want?"

Lalu gue pun menyingkirkan semua hal2 rumit yang ada di kepala gue dan justru menulis keinginan gue yang paling sederhana...
"I want a cheeseburger..."
dan di bawahnya gue tambahkan, "...and some new pairs of pants"

Beberapa saat kemudian gue bangkit menuju ke lemari baju gue, mengeluarkan beberapa potong celana yang gak pernah gue pakai karena modelnya yang gak gue suka atau ukurannya terlalu besar untuk badan gue yang kecil. Ukur sini ukur sana, jelujur sini jelujur sana, pasang peniti di beberapa tempat, dan akhirnya gue dapet 4 potong celana panjang yang sepertinya bisa gue rombak dan gue masukan ke dalam tas plastik besar. Siang itu gue langsung meninggalkan rumah, menuju ke penjahit langganan gue untuk gue minta rombak celana2 itu (di rumah gue gak punya mesin jahit yang kuat untuk ngerombak celana).
Keluar dari tempat penjahit, gue langsung cegat taksi dan meluncur menuju Kelapa Gading Mall. Setibanya di sana gue langsung berjalan ke Burger King, dan memesan satu paket makanan berisi Cheeseburger, French Fries dan Coke. Kemudian gue santap makanan itu sambil duduk di salah satu pojok resto dengan tenang.

Selesai makan, pikiran gue mulai melayang dan bertanya: "What's next?"
Lalu gue pun membuka jurnal gue kembali dan menuliskan pertanyaan yang sama, dan kali ini pikiran gue lebih mudah untuk mencari jawabannya. Pertama pikiran gue melayang ke saat gue dan keluarga besar berlibur ke Solo dan Yogyakarta seminggu sebelumnya dan teringat akan sepupu gue, Mita, yang memiliki kesenangan yang sama dengan gue, yaitu hobi ber-make up. Dan gue ingat bahwa waktu itu gue meminjam mascara yang dia punya dan ternyata gue suka banget.
Dan gue langsung menulis :
"I want a new mascara, just like Mita's mascara...and a new blush on"
Lalu gue sekilas teringat dengan sepotong baju yang gue lihat ketika gue baru aja tiba di Mall, sebuah baju atasan lucu berwarna ungu yang gue suka banget, dan langsung gue tulis :
"..and I would also like to buy that top I saw"

Tepat seusai gue menulis, gue langsung bangkit menelusuri Mall, mencari booth Maybelline di Sogo dan belanja sesuai yang gue tulis: mascara dan blush on.
Lalu dari Sogo gue langsung ke La Piazza untuk beli atasan ungu yang gue lihat tadi
(syukur Alhamdulillah, si penjual udah lihat klo tadi gue sempet mampir ke booth dia dan langsung ngasi diskon untuk gue karena gue mau beli hehehehe).
Ketika hari mulai gelap, gue langsung mengarah pulang. And to tell you the truth....gue pulang dengan perasaan lega dan malam minggu itu hati gue senang sekali (!!!)

Sejak hari itu hingga sekarag, gue selalu melakukan hal yang sama ketika memulai hari gue, yaitu dengan menuliskan di jurnal gue pertanyaan yang sama: "What do I really really really want?" dan menjawab pertanyaan itu dengan keinginan2 yang cukup (dan paling) sederhana, tapi kemudian mewujudkan tiap hal yang gue tuliskan dan di akhir hari itu gue pun selalu merasa senang dan lega. Toh biasanya entah kenapa selalu aja ada jalan supaya gue pun bisa mendapatkan apa yang gue mau untuk hari itu. Amazing, isn't it?

Seperti misalnya di weekend kemarin, gue menuliskan bahwa gue ingin menghabiskan weekend panjang bersama dengan keluarga gue. Dan ternyata gue bisa benar2 have fun. Gue bisa ikut nyokap ke acara kumpul2 sama teman2 SMAnya dan bahkan ditunjuk untuk memimpin para senior2 itu untuk nyanyi bareng di acara yang menyenangkan itu, kemudian main bilyar dan makan siang bareng sama sepupu2 gue, Mita dan Dinda. Besoknya gue bareng ma nyokap dan adek gue bisa jalan2 dan nonton bioskop bareng di La Piazza, lalu Shopping bareng nyokap di Mal Ambassador di hari senin nya yang kebetulan hari libur nasional.
Dan saat itu gue bener2 merasakan, how simple things can actually create great feelings !!

Simple things, indeed...yang selalu gue jadikan tujuan dari tiap hari yang gue jalani dan simple things itu bagaimanapun caranya selalu bisa gue wujudkan.
Dan gue sadari saat ini...

Through those simple things I am starting my own life journey. I am taking my own baby steps to start my new life...and hopefully, perhaps, would finnally find my own happy ending and my happiness at the end of this journey
I believe....I would

Admirable people

Udah jadi rahasia umum soal ketertarikan gue sama dunia fotografi. Gue jatuh cinta sama dunia ini sejak gue masih SMA, dan makin menggila ketika masa kuliah. Dan sekarang profesi di dunia fotografi ini gue jalani sebagai hobi utama dan sumber penghasilan kedua gue selain kegiatan gue di bidang arsitektur.

Sekarang gue pengen banget berbagi soal kekaguman gue sama dua icon dunia fotografi, yang mungkin gak semua orang akan kenal (awam, tentunya). Kedua icon ini yang menginspirasi gue (dan adik gue) dalam kegiatan kami berfotografi dan memberi semangat lebih untuk terus dan terus belajar memperdalam kemampuan berfotografi kami.

Icon pertama, seorang fotografi asli Indonesia bernama Nicoline Patricia Malina. Wanita muda yang usianya gak jauh dari gue ini sekolah di benua Eropa untuk mempelajari fashion design yang menjadi dasar untuk kemudian mempelajari fotografi fashion secara otodidak (Malina sempat menjadi model di Belanda, dan pada saat inilah dia tertarik dengan dunia fotografi) dan sekarang dia cukup dikenal di bidang fashion photography, gak cuma di Indonesia sendiri, tapi juga di Singapura, dan belahan benua Eropa yang cukup mendunia dengan dunia fashionnya.

Well, here are her breathtaking pictureworks :

Courtesy and complete works available : http://www.nicolinepatricia.com/


Icon kedua, fotografer asing yang mungkin namanya cukup dikenal kalau pembaca merupakan orang yang berkiprah di dunia musik. Brantley Gutierrez, fotografer asal Virginia, Amerika Serikat ini (correct me if I'm wrong) menghasilkan banyak karya di bidang music and stage photography. Banyak artis dan band asing yang dia potret sebagai portofolio nya, di antaranya Incubus, Radiohead, Coldplay, Fiona Apple, PJ Harvey, Pearl Jam, Paul McCartney, Foo Fighters, dan masih sangat banyak sekali. Hasil jepretannya gak main2 loh, dan satu hal utama yang gue kagumi lagi adalah....bahwa maestro fotografi ini menghasilkan karya2nya dengan kamera film, alias belom digital !!

Here are his breathtaking photoworks :



Courtesy and complete works available : http://www.rootedphoto.com/

A new hobby of mine

Beberapa waktu ini gue lagi asik sama hobi baru gue. Gue udah lama suka banget ma dunia fashion, sering gue desain baju untuk gue sendiri atau untuk siapapun yang minta, dan kadang gue suka iseng buka2 dan bongkar isi lemari dan tiap kali gue nemuin baju2 yang udah jarang gue pakai ato klo gue nemu model yang bagi gue cukup 'biasa' dan membosankan, sering aja tu baju gue utak-atik jadi bentuk yang baru.

Belakangan karena keterbatasan dana dan waktu, gue jarang desain untuk fashion lagi. Dan kebetulan blom ada request juga dari nyokap (nyokap buka salon plus persewaan baju untuk pernikahan dan event2 yang butuh baju pesta dan baju daerah - promosi mode: on), plus blom ada niatan untuk iseng ma isi lemari. Jadi blom ada deh kreasi lagi.

Tapi kemudian beberapa waktu yang lalu gue 'tanpa sengaja' menemukan sebuah web dimana gue bisa bermain2 sama clothing dan fashion. Mungkin kalo ada temen2 yang baca tulisan gue dan 'kebetulan' udah add gue di Facebook pernah lihat web ini, karena 'mainan' ini sering gue posting di wall dan kliatannya gue bukan satu2nya yang tertarik sama 'mainan' yang asik ini. Berikut hasil kreasi gue :



Iseng banget gak sih gue?? Jadi mohon paham kalo perhatian gue agak teralihkan dari kegiatan ber-Facebook ato ber-YM (tapi masi asik di Twitter) karena gue lagi asik ma hobi baru ini.

Tertarik untuk ikutan?? Buka aja di : http://looklet.com/

Inspirative Quote p.9

"Tarik nafas, tutup mata, lalu lompat...
make sure you fall head first, you'll enjoy the fall...

...and if you are strong enough, you might find out that you actually have wings"
(Rayka Irene Nazrena)