Inside My Own Mind

Photobucket - Video and Image Hosting
get me out of this place
not much to see
not much to hear
but too many things I have to face
in this too deep of darkness
too empty heart

get me out of this cage
feeling too deep into these closed spaces
too lonely
too much to bare
while the most beautiful sky above
is too unreachable
untouchable
but too painful to see

get me out of this dream
unable to open my eyes
only cause I get too used to the darkness
getting along too deep to this emptiness
this hole
unbearable
uncureable
loving it too much
keep myself dreaming
keep myself caged
inside my own mind

Tentang Cinta…

Banyak orang mempertanyakan akan adanya cinta
Banyak orang mempertanyakan artinya cinta
Banyak orang mencari dan menanti datangnya cinta
Banyak orang bahkan menyangsikan soal cinta
Sedangkan aku….
Terlalu banyak pertanyaan
Terlalu banyak untuk dipilah, dipilih dan dibedakan
Terlalu banyak untuk diucapkan

Banyak orang mengatakan…
cinta ada untuk memberi warna untuk hidup
Banyak orang bilang…
cinta memberi nafas untuk semua yang berjalan di bumi
Ada orang yang memberi alasan…
bahwa cinta ada di hati…
karena hati ingin belajar dan mengerti
bagaimana rasanya menyayangi orang lain
mengerti betapa indahnya
ketika hati terisi rasa saling membutuhkan dan saling menyayangi

Sedangkan untuk aku…
sesungguhnya arti cinta itu telah ada dalam hati
Dalam benak dan jiwa manusia bodoh ini
Tapi tak pernah ada kata-kata yang mampu menggambarkan semuanya
Tak pernah ada kertas yang cukup untuk menampung artinya
Dan aku tak pernah mampu…
untuk menyampaikannya

Ketika kita mencari arti cinta
Bahkan dalam kamus terpintar pun
tak akan ada cukup kata yang mampu untuk menggambarkannya
Ketika orang mencari cinta
Untuk mengerti bagaimana rasanya menyayangi
Mungkin sesungguhnya keinginan benar ada dalam hati ini
Namun hati ini tak sekedar memohon akan hal itu

Karena Aku butuh jawaban
Karena Aku butuh alasan
Mengenai arti keberadaanku di sini
Mengenai apa yang kulakukan disini
Alasan yang cukup kuat…agar aku dapat bertahan lebih lama lagi
Di tempat di mana aku berada kini

Aku mencari cinta…
tidak hanya untuk mengisi kekosongan hati
Tidak hanya untuk menghilangkan kesepian diri
Aku mencari cinta untuk menemukan kebenaran
Menemukan alasan mengapa aku tetap hidup
Bahkan ketika jiwaku hampir mati
Menemukan alasan untuk tetap bernafas…
untuk tetap menatap mentari pagi

Aku mempelajari cinta…
tidak hanya untuk belajar menyayangi
Tidak hanya agar hidup ini terwarnai
Aku belajar cinta untuk mendapatkan jangkar
Yang akan menahanku agar tidak berlayar terlalu jauh
Jangkar yang akan menahanku
Untuk tetap menginjak bumi
Untuk tetap melangkahkan kaki
…untuk tetap hidup

Aku mencari orang yang dapat aku cintai…
Bukan hanya sekedar mencari orang yang bisa menemani
Dan menghilangkan sepi
Tidak hanya sekedar mencari obat yang menghilangkan rasa sakit
Tidak hanya sekedar mencari orang yang mampu melindungi
Atau orang yang dapat meredam kemarahan hati
Aku membutuhkan saksi…
Orang yang akan menatapku dengan tatapan yang nyata
Orang yang menjadi saksi akan hidupku
Akan keberadaanku
Akan kisahku
Aku membutuhkan saksi…
Yang mampu membuktikan bahwa aku…
hidupku…
Dan semua yang ada di sekitarku
Adalah nyata

Aku tak pernah benar-benar sadar apakah aku mencari
Aku hanya tahu bahwa aku mempelajari
Namun langit dan bumi selalu menyesatkanku
Ketika aku mempelajari cinta…
Langit mengambilnya dariku
Ketika aku menemukan cinta…
Bumi menghalangiku

Ada bagian diriku yang mencari cinta
Karena ingin agar hidup ini punya arti
Agar kehadiranku di sini dinanti
Agar aku menjadi nyata…karena ada saksi

Tapi ada juga bagian diriku yang takut untuk mencari
Hanya karena aku tak mengerti
Dan mungkin aku tak akan pernah mengerti
Mengapa cinta yang kutemukan selalu lari
Justru ketika aku memutuskan untuk menetap dan tidak lari
Mereka yang pergi

Ada orang yang bilang…
Bahwa mereka yang menangis adalah mereka yang bisa menghargai arti hidup
Bisa menghargai orang-orang yang ada disekitar mereka
Bisa menghargai kebahagiaan yang mereka capai sendiri

Aku telah banyak menangis
Haruskah aku menghargai air mataku sendiri?
Tapi benar jika aku berkata…
Bahwa aku mencintai hidupku
Tak peduli betapa menyakitkannya
Bahwa aku menghargai orang-orang yang ada di sekitarku
Meski mereka tak pernah benar-benar peduli padaku
Bahwa aku menyayangi orang-orang yang ada di hatiku
Tanpa peduli apakah mereka benar tulus menyayangiku

Saat ini sebuah nama tertulis dengan jelas dalam hatiku
Terukir dengan indah pada dinding hatiku
Tapi bumi dengan kuat tetap menghalangi
Hingga hati ini malah perlahan membunuhku
Karena air mata yang tak mau tumpah
Terus memenuhi hati
Tapi hati ini justru tak mau lari
Aku tak mengerti

Lalu kembali aku mempertanyakan arti cinta
Seiring dengan pertanyaan yang muncul
Mengenai arti hadirnya diri ini di lembaran kisah ini
Karena hati ini lagi-lagi memilih untuk menjadi kosong
Dan lagi-lagi kehilangan alasan dan jangkar ku
Yang seharusnya menahanku…
Mengikatku untuk tetap berdiri di permukaan bumi

Kini justru banyak orang mempertanyakan aku
Atas apa yang ada dalam pikiranku
Apa yang ada dalam hatiku
Apa pandanganku….atas cinta
Dan lagi-lagi aku tak mampu menjawab
Karena aku masih belum dapat menemukan kata-kata yang pasti
Yang akan menggambarkan semuanya
Lagi-lagi aku tak mengerti
Karena di dalam pikiranku
Masih…banyak sekali pertanyaan tak terjawab
Yang tak akan mungkin terucapkan

Haruskah aku terus menanti…
Haruskah aku mulai mencari…
Atau sudah waktunya aku berhenti
Dan membiarkan aku sendiri yang pergi?



(DeeWardani, 220706, 01:07)

Pesan Untuk Sahabatku...

Sahabatku…
Seandainya kamu mengerti
Betapa rasa kesepian ini menghancurkan hati
Betapa kejam rasa rindu ini kurasakan membunuh diri ini
Karena ketidakhadiranmu saat ini

Sahabatku...
Tangan ini merindukan genggaman jemarimu
Yang dulu pernah menuntunku
Ketika aku tersesat
Ketika aku bimbang
Ketika hati dan jiwaku dipenuhi rasa takut akan dunia yang tidak mencintaiku

Sahabatku...
Pernahkah aku mengucap terima kasih
Karena kamulah yang mengajarkanku untuk percaya
Untuk mencintai
Bukan hanya untuk diri sendiri ataupun orang yang ada di sekitarku
Tetapi juga hidupku dan dunia
Yang selama ini selalu membenciku dan menyakitiku
Kamulah yang mewarnai hari-hari kelamku
Dengan cahaya dan warna terindahmu

Sahabatku...
Ingatkah kamu...
Kamu dulu pernah memeluk tubuhku erat hingga mentari pagi datang menjelang
Untuk melindungi hatiku yang merasa takut akan gelap malam
Kamu dulu yang pernah menyinariku
Untuk menuntunku kembali ke jalan terang
Supaya aku tahu bahwa aku tak sendirian
Kamu yang selalu menemaniku
Hingga aku merasa berani untuk melangkah tegap
Tak peduli betapa kejamnya dunia
Tak peduli akan sakitnya tiap-tiap langkah yang kuambil
Kamu yang memberikanku keberanian itu

Sahabatku...
Ingatkah kamu...
Kamu dulu yang menyaksikan diriku
Hancur bagaikan ribuan pecahan kaca yang terhempas di permukaan tanah
Dan kamulah yang dulu dengan sabar
Mengumpulkan tiap-tiap pecahan kaca itu dan menyatukannya kembali
Tanpa peduli betapa sakitnya kaca-kaca itu menyakiti jari-jarimu
Tanpa peduli betapa sulitnya
Hingga akupun kembali berdiri tegap dan kuat di hadapanmu

Sahabatku...
Ingatkah kamu...
Kamu yang dulu menyelamatkanku
Yang membersihkan dan menyembuhkan tiap-tiap luka di sekujur tubuhku
Yang menghapus tiap tetes air mata yang tertumpah di pipiku
Kamu yang kemudian mengajarkanku untuk selalu tersenyum
Dan kembali percaya kepada dunia yang tidak mencintaiku

Sahabatku...
Kini aku kembali tersesat
Hanya bisa menangisi kesendirianku
Menangisi kesepianku
Karena kamu tak lagi hadir di sini
Menemani
Melindungi
Menuntunku dengan jemari tanganmu yang dengan kuat menggenggam tanganku

Sahabatku...
Aku merindukanmu
Membutuhkanmu
Karena hanya kamu yang selama ini mengerti aku
Mampu menyelamatkanku
Mampu menemaniku
Mampu mempercayaiku

Sahabatku...
Air mata ini menetes deras ketika aku memanggil namamu
Karena dulu suara dan hadirmu selalu ada ketika aku membutuhkanmu
Dan kini suaraku tak lagi dapat kau dengar
Tangisku tak dapat lagi memanggilmu kembali

Sahabatku...
Kurasakan diriku mati
Tanpa kamu
Aku rindu kamu

Sahabatku...
Aku kesepian
Tanpa kamu

***

...for my bestfriend, my lover, my soulmate…
ARIE
Where ever you are…you will always be missed…I love u

(DeeWardani-300606)

menanti...

Hari berganti malam…aku masih disini
Menanti datangnya keajaiban
Yang tak mungkin
Malam berganti pagi…dan aku masih disini
Mengharap adanya cinta
Yang tak mungkin


( DeeWardani, 221205 )

- untuk seseorang -

aku terdiam di sini.
menatap mendung terbentang di langit.
menurutku dunia semakin semu.
aku melihat dirimu dimana-mana.
di langit.
di tanah.
di udara.
di air.
dunia sesak olehmu.
apakah aku begitu terobsesinya padamu?


untuk kedua kalinya aku menatap mendung.
semakin gelap.
semakin pekat.
wajahmu tenggelam disana.
dirimu semakin menjauh.
tak terjangkau oleh tanganku.


dan kemudian.
hujanpun turun.
wajahmu hilang ditelan silaunya halilintar.
kaupun sirna.
lalu.
aku masih terdiam.
di tempat yang sama.
sendiri.
menatap langit yang sama.


menunggu.
sampai mendung terganti pelangi.
berharap aku bisa melihat wajahmu lagi.
di sini.
di tempat ini.
di langit yang sama.